Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘kaligrafi’

He Wenjun. Seorang seniman China telah dinyatakan sebagai pemegang rekor dunia karena menciptakan kuas terbesar di dunia.

Dia menggunakan 12ft besar, £ 115 kuas untuk menciptakan kaligrafi tradisional di pameran khusus di Nanchong, Cina selatan.

Wenjun mengatakan ia membuatnya sendiri dengan menggunakan sikat rambut dari 300 ekor kuda – dan kuas ini dapat menyerap cukup tinta untuk menambahkan lebih dari £ 100 untuk berat kuas.


”Saya sangat bangga menjadi pemegang rekor Guinness baru, “katanya.

“Butuh waktu setahun untuk membuat sikat ini, dan hampir satu tahun lagi untuk belajar bagaimana mengendalikannya.”. lanjutnya.

Karya yang cukup luar biasa yach….

sumber : http://kagakribet.com/fun.php/aqlb5w6q21NL/-Kuas-Raksasa-Di-China-Bikin-Rekor-Dunia

Read Full Post »

Aksi Chen Xiang ini jangan ditiru, karena bisa menyebabkan kebutaan. Chen Xiang, warga Provinsi Hunan, membuat kaligrafi Cina dengan kuas yang dikepit di matanya. Kuas yang dipakainya sepanjang 1,65 meter dengan berat 2 kg sebelum dicelupkan ke tinta. Bila dicelupkan ke tinta, kuas itu menjadi berberat 10 kg. Nah bisa anda bayangkan, betapa kuatnya kepitan mata Chen Xiang untuk menggerakkan kuas seberat 10 kg. Bagi kita tentu terasa mustahil, tapi bagi Chen Xiang mudah saja!

****

CHINA yang berpenduduk 1 miliar lebih menyimpan potensi besar untuk memasukkan prestasi banyak warganya dalam Guinness Book of Record. Sejauh ini telah cukup banyak warga China yang namanya tercatat di Guinness World Record. Yang menarik beberapa dari rekor-rekor itu tergolong ‘ekstrem’ bahkan berbahaya.

Lihat saja rekor yang diukir lelaki asal Propinsi Hunan, Chen Xiang, yang tercatat sebagai pemegang dua rekor dunia. Salah satunya adalah kemampuan Chen Xiang menulis kaligrafi Cina dengan kuas yang dikepitkan di matanya. Sepertinya tidak masuk akal, tapi itulah yang terjadi.

Pertama-tama Xiang menggepitkan semacam alat ke matanya. Alat itulah yang menghubungkan dengan kuas yang akan dipakainya dalam membuat kaligrafi. Setelah alat dan kuas terhubung, Xiang pun ‘memainkannya’ membentuk kata. Bahkan dengan kepitan bola matanya dia dapat bermain piano.

Salah satu rekornya yang mendapat liputan secara luas adalah membuat kaligrafi dengan mata. Asal tahu saja kuas yang dipakainya itu memiliki panjang 1,65 meter dengan berat 2 kg sebelum dicelupkan ke tinta. Bila dicelupkan ke tinta, kuas itu bisa beberat sekitar 10 kg.

Bayangkan! Kepitan mata Xiang cukup kuat untuk menggerakkan kuas seberat 10 kg. Keluarbiasaan inilah yang dicatat Guinness Book of Record.

Xiang kepada wartawan mengatakan bahwa mungkin orang lain akan merasa tidak nyaman atau sakit bila menjepit pen pada matanya, menulis dengan kuas yang besar (dengan menjepit ke mata). Tapi dia tidak merasakan itu. Kuncinya sederhana, kata Xiang, rajin berlatih. Dia telah melatih hal tersebut dan ternyata sangat mudah menggunakan kuas besar dan menggerakkannya dengan mata.

Namun demikian setiap kali dia menyelesaikan kaligrafinya, kedua matanya akan berwarna merah dan air matanya mengucur. Ia pun sukar membuka kedua matanya. Ini tentu reaksi yang wajar dari mata Xiang. Namun ajaibnya, dalam waktu singkat, setelah dia beristirahat sejenak, radang pada bola matanya perlahan turun, dan matanya pun menjadi normal kembali.

Yang menjadi pertanyaan, kenapa mata Xiang bukan hanya dapat contact dengan objek asing, tapi juga dapat menanggung beban berat?

Dokter yang melakukan cek up terhadap mata Xiang mendapati bahwa tidak terdapat perbedaan organ pada mata Xian dengan orang lain. Artinya, normal-normal saja. Akan tetapi kata dokter tersebut, sistem organ pada matanya menunjukkan lebih lambat dibanding mata orang normal.

Sebenarnya matanya menunjukkan bahwa ada kesakitan, itu terlihat dari bola matanya yang memerah dan air mata yang mengucur. Namun itu tak ditampakannya. Ia berusaha meyakinkan bahwa memiliki ‘kekuatan supernatural’, karenanya dia berusaha mengontrol rasa ketidaknyamanan itu. Dokter menyarankan agar Xiang tidak melanjutkan hal tersebut karena dapat menyebabkan infeksi bahkan kebutaan.

sumber: xin hua

Read Full Post »